Siswi kelas 5 Sekolah Dasar (SD) Negeri I Cibadak, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat ini saat pergi hanya membawa buku dan tabung gas berukuran 3 kilogram. Keterangan yang diberikan Eli Nurhayati (42) ibu korban kepada wartawan, jarak lokasi korban sekolah agama dengan rumah hanya sekitar 100 meter.
"Sambil berangkat sekolah agama, saya suruh dia menukar tabung gas elpiji 3 kilogram kosong ke salah satu warung yang berdekatan dengan SPBU Cibadak. Jarak dari rumah menuju sekolah Nadli (Panggilan akrab korban) hanya sekitar 100 meteran," tutur Eli kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Nadliratu Yasmin bocah perempuan 11 tahun (Dok Keluarga) |
Eli mulai khawatir ketika dua jam kemudian atau sekira pukul 16.00 WIB, putrinya itu tak kunjung pulang. Padahal biasanya usai pulang sekolah agama putrinya itu sering mampir ketempatnya mengajar.
"Sepulang sekolah biasanya dia ke tempat saya mengajar di MI (madrasah ibtidaiyah) Neglasari. Ketika saya pulang ternyata dirumah juga enggak ada, ditunggu sampai malam akhirnya kami melapor kepada pihak kepolisian," lirihnya.
Saat pamit meninggalkan rumah Nadlira menggunakan pakaian muslim hijau dan kerudung berwarna putih.
Peristiwa hilangnya Nadlira saat ini ditangani petugas kepolisian dari Polsek Cibadak, Resor Sukabumi. Petugas dan keluarga korban bahkan sempat melakukan pencarian kesejumlah teman-teman bermain korban.
(dnu/dnu)












































Foto: Nadliratu Yasmin bocah perempuan 11 tahun (Dok Keluarga)