"Kami bersama LAPAN menurunkan tim untuk kaji cepat dengan memanfaatkan satelit resolusi tinggi, objek 1 meter di atas tanah bisa kita petakan," ucap Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di kantornya, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (8/12/2016).
Penggunaan satelit itu untuk membantu pencarian korban. Sejauh ini, Sutopo mengatakan ada 102 korban meninggal yang telah ditemukan, tetapi bisa saja jumlah itu bertambah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbagai bantuan dari kementerian dan lembaga terkait pun terus mengalir. Kebutuhan akan alat berat diperlukan untuk mengangkat puing-puing bangunan roboh.
Selain itu, posko-posko terpadu untuk para pengungsi juga dibutuhkan. Bantuan makanan, selimut, air bersih, dan listrik sangat dibutuhkan pengungsi yang berjumlah ribuan jiwa.
(dhn/imk)











































