Pantauan detikcom Rabu (7/12/2016), sepanjang jalan lintas Banda Aceh-Medan di Pidie Jaya hampir seluruhnya padam. Hanya beberapa tempat yang listriknya menyala seperti di SPBU dan posko pengungsian. Itupun karena menggunakan mesin sendiri atau genset.
Warga rata-rata berkumpul di sekitar posko pengungsian yang tersebar di beberapa titik. Mereka mendirikan tenda di lokasi yang dianggap aman. Ada juga lokasi pengungsi dengan penerangan seadanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, pertokoan di Pidie Jaya rata-rata masih tutup. Warga memilih tidak beraktivitas dan membantu proses evakuasi korban di reruntuhan bangunan.
Sebelumnya Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyatakan fasilitas umum di lokasi terdampak gempa berjalan dengan baik. Seperti listrik dan air.
"Air bersih dan lain-lain sampai saat ini masih baik. Namanya hari pertama. Hari kedua, sampai hari ketiga adalah periode panik," ujar Sutopo di di kantornya, Jl Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (7/12). (elz/ear)











































