Jelang KAA, Polri Ingatkan Lagi Bahaya Azahari Cs
Kamis, 07 Apr 2005 14:22 WIB
Jakarta - Menjelang pelaksanaan Senior Official Meeting (SOM) dan KTT Asia Afrika (KAA), Polda Metro Jaya kembali mengingatkan masyarakat mengenai kemungkinan ancaman teroris yang dilancarkan Noordin M Top dan Dr. Azahari yang hingga kini masih buron.Kepolisian meminta masyarakat melapor kepada aparat jika mengetahui dan menjumpai dua buronan teroris tersebut. "Para pengusaha atau pemilik rumah kontrakan agar mengecek benar identitas para penyewa atau pengontrak, jangan sampai Nurdin dan kawan-kawan memanfaatkan momen ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Tjiptono di Polda Metro Jaya, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis, (7/4/2005).Sementara ancaman lain terrhadap penyelenggaraan KAA, kata dia, bisa berupa teror, abotase listrik, sabotase makanan, unjuk rasa dan kecelakaan atau kemacetan lalu lintas.Sementara itu, untuk mengamankan pelaksanaan SOM dan KAA yang akan berlangsung mulai 17-24 April 2005, mulai 10-25 April 2005, aparat kepolisian menurunkan 10.854 personel. SOM dan KAA ini mengundang perwakilan 105 negara. Selama kurun waktu itu juga Jakarta ditetapkan dalam posisi siaga I."Pola pengamanan terbagi dalam beberapa ring. Ring I yaitu di JCC Senayan (tempat sidang) dan sekitarnya. Lalu Ring IIA yaitu JCC-Blok M/Pasar Raya Jakarta Selatan-TMII Jaktim-Hotel Hilton-Taman Impian Jaya Ancol," paparnya.Sementara itu Ring IIB meliputi kedutaan-kedutaan besar di Jakarta. Dijelaskan, tahapan pelaksanaan KAA meliputi kedatangan dan keberangkatan delegasi negara peserta, pengamanan rute, lokasi dan parkir, pegamanan akomodasi/penginapan seluruh delegasi, pengamanan sidang KAA 2005 dan Spoust Program."Untuk itu dilaksanakan kegiatan intelijen pencegahan dan penegakan hukum yang meliputi kegiatan penjagaan, pengawalan, patroli dan sterilisasi di lokasi yang menjadi obyek untuk kegiatan KAA ini," kata Tjiptono.
(umi/)











































