Karyawan PT Marga Jaya Tuntut Upah Sesuai UMR Bandung
Kamis, 07 Apr 2005 13:28 WIB
Bandung -
Ribuan karyawan PT Marga Jaya menggelar aksi demo di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung. Mereka menuntut upah yang diberikan perusahaan sesuai UMR Kota Bandung, bukan UMR Kota Cimahi.Tuntutan ini terkait kepindahan lokasi usaha dari Bandung ke Cimahi. Meski lokasi usaha berpindah, sebagian karyawan masih bekerja di tempat yang lama, dan baru tiga gelombang karyawan yang pindah ke Cimahi.Untuk karyawan yang telah pindah ke Cimahi, mereka harus rela menerima upah sesuai dengan UMR Kota Cimahi yakni Rp 601 ribu, lebih kecil dari UMR Kota Bandung sebesar Rp 642 ribu."Boleh saja karyawan dipindahkan, tapi sementara ini harus dibayar dengan UMR Kota Bandung. Jangan bikin cemburu karyawan yang sudah dipindahkan," kata Koordinator Aksi Demonstrasi PT Marga Jaya dadan Hamdani disela aksi demo di Jl. Naripan, Kamis, (7/4/2005).Aksi demo yang didukung serikat pekerja SPF-KK PT DI ini membuat Jalan Naripan ditutup sementara dan dijaga ketat aparat keamanan dengan kekuatan satu pleton mengingat lokasi demo masuk dalam pengamanan Ring I penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika pada 24 April mendatang.Dadan menilai manajemen PT Marga Jaya tidak adil jika pemindahan tersebut langsung diikuti dengan standar upah minimum Kota Cimahi. "Sebaiknya manajemen menunggu dulu pemindahan karyawan secara keseluruhan dari Kota Bandung," katanya.PT Marga Jaya adalah perusahaan yang bergerak di bidang karet yang memiliki empat cabang perusahaan yang tersebar di Kota Bandung dan Kota Cimahi.Sementara itu, karyawan yang tergabung dengan SPF KK PTDI terus berorasi memberikan semangat pada karyawan PT Marga Jaya. Dalam orasinya mereka mendesak agar Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung bersikap adil dan memihak terhadap para pekerja.Dalam pertemuan yang diwakili pihak karyawan, manajemen PT Marga Jaya dan Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung berakhir tanpa keputusan. Pertemuan tersebut berjalan alot sehingga membuat beberapa karyawan PT Marga Jaya berteriak dan mengejek pihak manajemen."Saya kecewa dengan pertemuan tadi. Keputusan berakhir deadlock," kata Dadan. Saat ini aksi demo dilanjutkan menuju perusahaan PT Marga Jaya di Ciroyom Kota Bandung. Mereka menggunakan sepeda motor dan berjalan beriringan.
(umi/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































