Gempa 6,5 SR di Aceh, BNPB: Tenaga Medis dan Alat Berat Paling Dibutuhkan

Gempa Aceh

Gempa 6,5 SR di Aceh, BNPB: Tenaga Medis dan Alat Berat Paling Dibutuhkan

Ahmad Masaul Khoiri - detikNews
Rabu, 07 Des 2016 14:10 WIB
Gempa 6,5 SR di Aceh, BNPB: Tenaga Medis dan Alat Berat Paling Dibutuhkan
Kondisi di Pidie Jaya pasca gempa 6,5 SR, Rabu (7/12/2016). Foto: Agus Setyadi-detikcom
Jakarta - Proses evakuasi korban akibat guncangan gempa 6,5 SR di Pidie Jaya, Aceh, masih terus dilakukan. Saat ini alat berat dan tenaga medis jadi kebutuhan mendesak untuk penanganan pasca gempa.

"Kebutuhan mendesak yang saat ini dibutuhkan adalah tenaga medis, obat-obatan, peralatan kesehatan, makanan siap saji, alat berat untuk keperluan evakuasi dan makanan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam jumpa pers di kantor BNPB Jl Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (7/12/2016).

Penanganan pasca gempa dilakukan personel gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, PMI dan Tagana. Tim juga membersihkan puing-puing reruntuhan untuk memastikan ada tidaknya korban yang masih tertimpa bangunan akibat guncangan gempa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Personel TNI mengerahkan 740 personel untuk melakukan penanganan darurat dari Tagana 50 personel, BPBD Pidie Jaya, BPBD Pidie dan tetangganya memberikan penanganan bantuan," imbuhnya.

Hingga saat ini tercatat total 52 orang yang meninggal dunia yang mayoritasnya warga di Pidie Jaya. Sedangkan 73 orang mengalami luka berat dan 200 orang luka ringan.

"Diperkirakan korban masih bertambah mengingat masih terdapat beberapa warga yang saat ini diperkirakan masih tertimbun bangunan roboh sehingga tim SAR gabungan masih melakukan (pencarian)," sambung Sutopo. (fdn/fjp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads