Dari informasi yang disampaikan pihak SAR Semarang, peristiwa terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, Selasa (6/12/2016). Kapal nelayan ini diawaki Legianto (52) dan Danu Kuncur (20) saat sedang menjemput 6 anak buah kapal (ABK) roro "Dharma Kencana 2" yakni Rozak, Dono, Saiful, Hartono, Adi dan Slamet.
Keenam ABK tersebut berpindah satu per satu ke kapal tradisional tersebut. Saat penumpang terakhir berhasil berpindah tempat, ombak besar menerjang kapal kayu itu hingga menghantam kapal Roro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hantaman ombak membuat kebocoran di kapal kayu yang berisi 8 orang hingga tenggelam. Beruntung mereka berhasil selamat karena segera dievakuasi ABK yang berada di kapal Roro. Namun Legianto sempat hanyut cukup jauh dengan berpegang kayu dan jeriken yang digunakan sebagai pelampung.
Zulhary menuturkan, keempat orang tersebut langsung dibawa ke tepian untuk mendapatkan penanganan.
"Saat ini kedelapan orang tersebut dibawa ke pusat kesehatan pelabuhan untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Zulhawary.
(alg/fdn)











































