Binus Tegaskan 17 Mahasiswa yang Tersesat di Gunung Gede Bukan Ikuti Ospek

ADVERTISEMENT

Binus Tegaskan 17 Mahasiswa yang Tersesat di Gunung Gede Bukan Ikuti Ospek

Aditya Mardiastuti - detikNews
Selasa, 06 Des 2016 20:38 WIB
Foto: Proses evakuasi mahasiswa Binus oleh tim SAR gabungan (Farhan/detikcom)
Jakarta - Sebanyak 17 mahasiswa Bina Nusantara University (Binus) tersesat di Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat, sudah berhasil dievakusi. Humas Binus Ivone Darwis menjelaskan kegiatan mereka tidak terkait dengan ospek.

"Kampus kami tidak pernah melakukan kegiatan ospek dalam bentuk apapun, kecuali program pengayaan mahasiswa yang kami sebut Freshmen Enrichment Program (FEP) yang kami lakukan setiap tahunnya," jelas Ivone saat dihubungi detikcom, Selasa (6/12/2016).

Ivone mengatakan 17 mahasiswa yang tersesat di Gunung Gede Pangrango itu mengikuti kegiatan mahasiswa pecinta alam (mapala). Mereka juga ditemani oleh senior mereka sebagai pendamping.

"Ini kegiatan murni mahasiswa sendiri, dari organisasi kemahasiswaan: mapala. Ke-17 mahasiswa itu anggota baru, mereka didampingi senior jadi ada panitia juga. Panitianya sekitar 25-28 orang," kata dia.

Ivone menyebut kegiatan itu rutin dilakukan oleh organisasi kemahasiswaan tersebut. Pihak kampus juga sudah memastikan bahwa kegiatan-kegiatan tersebut sudah memenuhi persyaratan keamanan.

"Kita pantau kondisinya murni karena alam, sekitar pukul 19.00 WIB itu hujan deras di sana, cuacanya mendadak drop. Jadi ini murni faktor alam," bebernya.

Akibat faktor cuaca tersebut ke-17 mahasiswa itu tersesat, meski sudah berhasil dievakuasi ada satu korban meninggal bernama Edward. Ivone mengatakan pihak kampus mengucapkan duka cita.

"Dengan kejadian ini, kami atas nama keluarga besar civitas akademika Binus merasakan kehilangan yang mendalam atas kepergian salah satu anggota keluarga komunitas Binusian. Binus akan terus memberikan dukungan moral kepada keluarga," katanya.

Sebelumnya diberitakan ke-17 pendaki seluruhnya merupakan mahasiswa Binus sudah berhasil dievakuasi. Mereka dievakuasi di Puncak Joglo Gunung Gede Pangrango. Para mahasiswa ini masuk ke kawasan tersebut melalui Gunung Mas, Kabupaten Bogor, Senin (5/12) kemarin dan kemudian tersesat.

"Keterangan yang kami dapat bahwa ke-17 orang rombongan tersebut merupakan mahasiswa Bina Nusantara Jakarta yang hendak melakukan ospek bagi mahasiswa baru," sebut Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika Gading saat dihubungi detikcom lewat telepon.

(ams/bpn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT