"Ini longsor tempat pengambilan emas gurandil, itu gurandil memang kalau daerah pengambilan emas kontur tanah kemiringannya sampai 85 derajat," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten, Sumawijaya saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (6/12/2016).
Saat longsor terjadi, para korban menurut Sumawijaya tengah mengolah hasil penambangan tanpa izin di sepanjang aliran Sungai Cikopo tersebut. Longsor terjadi saat hujan turun dan menimpah tenda-tenda tempat para penambang di bantaran sungai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut data korban longsor yang diteruskan BPBD Banten:
1. Juandi bin Arcana usia 45 tahun (meninggal dunia)
2. Endi bin Enjuy, 27 tahun (meninggal dunia)
3. Idik, 35 tahun (meninggal dunia)
4. Yudi, 35 tahun (meninggal dunia)
5. Nandi bin Jumanta, 30 tahun (luka berat)
6. Maya bin Ukat, 35 tahun (luka berat)
7. Elen, 30 tahun (luka ringan). (bri/fdn)











































