Blusukan Hingga Hampir ke 1.000 Titik, Sandiaga Tunjukkan Kaki Kapalan

Dinamika Pilgub DKI

Blusukan Hingga Hampir ke 1.000 Titik, Sandiaga Tunjukkan Kaki Kapalan

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Selasa, 06 Des 2016 17:15 WIB
Blusukan Hingga Hampir ke 1.000 Titik, Sandiaga Tunjukkan Kaki Kapalan
Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom
Jakarta - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno terus blusukan menyapa warga. Semenjak 27 Januari 2016 lalu, wilayah yang dukunjunginya menghampiri 1.000 titik.

Selama blusukan, tak jarang Cawagub nomor urut 3 itu harus jauh berjalan kaki menyapa warga. Hal ini membuat kaki kanannya menjadi kapalan.

"Ini bukan karena sepatu ini, ini karena berjalan kaki ini," kata Sandiaga sambil menunjukkan kakinya yang kapalan kepada wartawan di Jalan Sukajaya I Raya RT 08 RW 01 Kelurahan Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (6/12/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Blusukan Hingga Hampir ke 1000 Titik, Sandiaga Tunjukkan Kaki KapalanFoto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom


Jika telah mencapai ke titik seribu, Sandiaga bersama timnya akan melaksanakan syukuran. Dia berharap apa yang dilakukan selama menyapa warga membawa berkah.

"Ini sekarang sebentar lagi kita akan masuk ke 1000 titik, dan kita akan buat perayaan kecil. Jadi begitu saya dapat kabar dari tim darat bahwa titik ke seribu sebentar lagi akan dicapai, pokoknya kita akan ada perayaan kecil deh sama teman-teman. Jadi mudah-mudahan membawa keberkahan," katanya.

Selama hampir 10 bulan lebih waktu yang digunakannya menyapa warga semenjak 27 Januari 2016. Namun sebelum itu, telah banyak waktu yang dipakainya menyapa warga secara spontan.

"Itu dari 9 bulan sebelumnya dari mulainya kan, dari realnya itu, sebetulnya sebelumnya sudah jalan tapi masih secara sporadis. Secara sistematis saya turun di titik itu mulai dari di Sari Pan Pacific itu, dari tanggal 27 Januari kalau enggak salah. Jadi ke sekarang ini lebih dari 10 bulan," pungkasnya.

"Titik pertama Kebon Bawang, Jakarta Utara. Dari situ, ya sekarang saya sudah diberi tau, Pak sudah approacing seribu titik," pungkasnya lagi.

Meski banyak yang mencibir, Sandiaga merasa beruntung bisa menyapa, dan bertemu langsung dengan warga.

"Jadi saya beruntung ya, jadi banyak orang yang selalu bilang bahwa, wah pasti sedih bagat gitu loh, sudah berusaha keras, paling lama, nyampainya cuman nomor 2," sebutnya.

Banyak tugas yang harus dikerjakan kepemimpinan Jakarta ke depan. Ini dilihat Sandiaga selama berjalan menyapa warga dalam waktu 10 bulan itu.

"Tapi kalau saya bilang saya yang mendapat berkah, saya yang blessing. Bahwa saya tau Jakarta yang seperti ini itu, enggak akan saya tau kalau enggak dikasih kesempatan ini. Bahwa PR kita itu banyak bangat, PR kita untuk memperbaiki Jakarta itu banyak bangat," jelasnya. (imk/imk)


Berita Terkait