"Kita (siaga) maksimal dari Polri dan BNPT semua agar bagaimana tempat-tempat yang posisi sangat siginifikan seperti tempat keramaian tempat ibadah itu menjadi perhatian kita dan kita juga monitor," ujar Suhardi di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (6/12/2016).
Suhardi mengatakan BNPT saat masih tetap mengawasi daerah-daerah yang rawan. Hingga saat ini, menurut Suhardi, belum ada tindakan yang mengkhawatirkan.
"Belum ada pergerakan, tapi tetap kita monitor bahkan bisa saja setiap saat bangkit," ucapannya.
BNPT sendiri masih mengawasi beberapa Warga Negara Indonesia (WNI) yang berangkat ke Suriah. Suhardi mengkhawatirkan sekembalinya dari WNI tersebut dari Suriah akan membawa dampak negatif bagi keamanan Indonesia.
"Beberapa informasi masih ada yang berangkat ke Suriah. Masih ada, tapi tidak saya ungkap di sini . Namun ada upaya-upaya itu. Ini sedang kita deteksi," ujarnya. (fdu/rvk)











































