Kemenhub Berkoordinasi dengan BMKG Antisipasi Perubahan Cuaca Saat Libur Natal

Kemenhub Berkoordinasi dengan BMKG Antisipasi Perubahan Cuaca Saat Libur Natal

Kartika S Tarigan - detikNews
Selasa, 06 Des 2016 15:13 WIB
Kemenhub Berkoordinasi dengan BMKG Antisipasi Perubahan Cuaca Saat Libur Natal
Foto: Kartika Sari Tarigan/detikcom
Jakarta - Puncak libur Natal diprediksi terjadi pada 23 Desember 2016. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengantisipasi perubahan cuaca saat liburan panjang itu.

"Kita juga punya catatan penting, karena saat ini cuaca sangat tidak baik maka Otban (otoritas bandara) udara dan KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) yang ada di laut harus meningkatkan syarat yang lebih ketat di pelabuhan. Katakanlah jumlah penumpang harus dicek secara ketat, kelayakan kapal juga," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam konferensi pers di Gedung Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (6/12/2016).

Menurut dia, koordinasi dengan BMKG akan dilakukan dalam 1 hingga 2 hari mendatang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menhub memprediksi kepadatan lalu lintas saat libur panjang akan terjadi pada tanggal 23 Desember 2016. Sementara untuk arus balik diperkiran akan terjadi pada tanggal 2 Januari 2017.

Menhub mengatakan koordinasi yang dilakukan dengan sejumlah pihak terkait sudah berjalan cukup intens. Kemenhub juga akan melakukan sejumlah persiapan dan cek kelayakan armada yang akan mengangkut para pemudik. "Rampcheck kita lakukan untuk pesawat. Yang lainnya, bus mungkin, kapal laut iya dilakukan tapi random dan bus juga secara random," ujar dia.

Pengecekan yang dilakukan lebih ketat itu juga untuk meminimalisir tingkat kecelakaan baik di darat, udara, laut maupun kereta api. Untuk kendaraan angkut, Menhub menginstruksikan pihak terkait untuk lebih teliti dan disiplin.

"Sudah didiskusikan bahwasanya KSOP itu harus melakukan pengecekan, lebih detail. Karena memang, kejadian itu (kapal tenggelam) karena beberapa hal. Satu kelebihan muatan, dua kurang disiplin. Ketiga karena kedua itu dan cuaca tidak baik maka terjadi kecelakaan. Kita akan evaluasi langkah detail apa yang akan kita lakukan berkaitan kecelakaan itu," papar Menhub. (kst/aan)


Berita Terkait