"Kalau untuk Brexit ya khusus ya, kami mungkin insya Allah ada peningkatan pelayanan. Kami libatkan Depkes, dan pihak-pihak tertentu sehingga kelengkapan dari mereka-mereka yang mudik akan lebih bagus," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam konferensi pers di Gedung Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (6/12/2016).
Menhub mengatakan hal-hal yang berhubungan dengan persiapan perjalanan jauh juga diupayakan akan tersedia di beberapa titik yang akan dilewati pemudik. "Untuk bahan bakar nanti dengan Pertamina, kami mungkin sediakan beberapa tempat, bisa tangki. Bisa dengan beberapa jerigen minyak kecil yang disebarkan tapi detailnya nanti kami minta ke Pertamina," ujar Menhub.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Koordinator atau comand center di Korlantas. Kami sudah bicara mengenai detail tentang apa yang akan dilakukan, yang pertama kali tentu perhubungan memberikan suatu surat edaran berkaitan keharusan melakukan ramp check, kepada pesawat, mobil dan sebagainya," sambungnya.
Selain itu, kata dia, Kemenhub akan melakukan koordinasi dengan pemimpin daerah untuk kesipan mudik natal dan tahun baru itu. "Kami minta kepada gubernur untuk meningkatkan upaya peningkatan persiapan-persiapan. Secara khusus memang, beberapa yang kami lakukan pendalaman, lebih detail berkaitan dengan Brexit. Di mana, menit-menit lalu lintasnya diatur secara bersama dengan kepolisian dan jasa marga. Pintu tol, persimpangan dan tempat yang mengundang kemacetan akan dimanage secara khusus," kata Menhub.
(kst/aan)











































