"Tiga korban tertimbun, kesemuanya telah ditemukan dalam kondisi meninggal. Hari ini korban atas nama Ibu Daliyem kita temukan jam 08.10 WIB. Selanjutnya , dievakuasi ke RSUD Karanganyar. Lokasi penemuan bergeser sekitar 100 meter dari lokasi awal. Letaknya berdekatan dengan korban atas nama Bapak Gito yang kami temukan pada operasi hari kelima," ujar Anggota Tim Basarnas Surakarta, Amin Yahya, Selasa (6/12/2016).
Dengan ditemukannya korban terakhir, kata Amin, operasi gabungan untuk pencarian korban longsor fdi Karangpandan secara resmi dihentikan dan ditutup pada jam 9.40 WIB. Seluruh potensi atau relawan yang tergabung dalam operasi tersebut dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua korban lainnya tertimbun oleh longsoran tebing setinggi 30 meter itu, atas nama Gito dan Daliyem. Gito diketemukan pada operasi hari kelima, sedangkan Daliyem ditemukan pada hari kedelapan.
Lamanya proses pencarian korban, menurut Tim SAR, dikarenakan terkendala sejumlah faktor. Selain medan berat dan cuaca buruk, minimnya air juga menjadi kendala karena sungai di dekat lokasi juga tertutup longsoran. (mbr/rvk)










































