Berbeda dengan Ahok, Begini Cara Djarot Ketika Marah ke Bawahan

Blak-blakan Cagub & Cawagub DKI

Berbeda dengan Ahok, Begini Cara Djarot Ketika Marah ke Bawahan

Niken Purnamasari - detikNews
Selasa, 06 Des 2016 12:23 WIB
Berbeda dengan Ahok, Begini Cara Djarot Ketika Marah ke Bawahan
Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat blak-blakan di acara Live Streaming detikcom. Salah satu yang dijelaskan oleh Cawagub nomor urut 2 itu adalah soal suka duka ketika menjadi Wali Kota Blitar dua periode hingga wakil gubernur DKI Jakarta mendampingi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Djarot mengatakan sukanya menjadi wali kota dan wakil gubernur adalah ketika masyarakat puas dengan pelayanan birokrasi. Dukanya ketika pelayanan birokrasi itu berjalan lambat.

"Saya berduka kalau ada pegawai negeri sipil (PNS) nakal," kata Djarot saat Live Streaming dengan pembaca detikcom di gedung Aldevco, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sinilah kemudian Djarot sering marah ketika pelayanan kepada masyarakat berjalan lambat. Namun dia mengaku memiliki gaya marah berbeda dengan Ahok. "Kalau saya biasanya (marah) di belakang. Saya panggil, 'Kebacut sampeyan (terlalu Anda)', saya ajak ngomong," kata Djarot.

Djarot saat ini tengah melayani pertanyaan pembaca dalam acara Live Streaming detikcom. Live streaming cagub-cawagub DKI Jakarta bisa ditonton tiga hari berturut-turut, yakni tanggal 5, 6, dan 7 Desember 2016. Sesuai nomor urut, Ahok-Djarot jadi pasangan cagub-cawagub DKI kedua yang akan blak-blakan kepada pembaca detikcom.

Di acara live streaming eksklusif di detikcom, cagub dan cawagub DKI bakal blak-blakan soal program dan janji politik yang ditawarkan. Tak hanya itu, mereka juga akan menjawab pertanyaan pembaca setia detikcom.

So, jangan sampai ketinggalan, saksikan live streaming 'Blak-blakan dengan Cagub Cawagub DKI' pada 5 sampai 7 Desember 2016, eksklusif di detikcom. Simak jadwal lengkapnya:

Agus-Sylvi: 5 Desember 2016 pukul 10.00 WIB
Ahok-Djarot: 6 Desember 2016 pukul 11.00 WIB
Anies-Sandi: 7 Desember 2016 pukul 13.00 WIB


(erd/erd)


Berita Terkait