Agus Yudhoyono: Harusnya di Tiap Titik Ada Alat Pemadam Kebakaran

Agus Yudhoyono: Harusnya di Tiap Titik Ada Alat Pemadam Kebakaran

Kartika S Tarigan - detikNews
Senin, 05 Des 2016 19:37 WIB
Agus Yudhoyono: Harusnya di Tiap Titik Ada Alat Pemadam Kebakaran
Foto: Hasan Al Habshy
Jakarta - Cagub DKI Jakarta nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono menempatkan pemberdayaan komunitas menjadi salah satu programnya. Dia mengatakan, pemberdayaan itu nantinya akan melingkupi banyak hal.

Penanganan saat terjadi kebakaran juga menjadi satu hal yang akan diberikan bagi masyarakat setempat. Kesadaran masyarakat saat terjadi kebakaran, kata Agus, menjadi satu hal yang sangat penting terlebih di tengah pemukiman padat penduduk.

"Harusnya di tiap-tiap titik, kita hitung jumlah masyarakat yang ada. Kita tahu masuk kendaraan pemadam kebakaran itu sulit," kata Agus saat blusukan ke permukiman di Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (5/12/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita sebenarnya ingin ada balai atau ada rumah tertentu yang kita siapkan alat-alat pemadam kebakaran yang harus dipelihara oleh masyarakat," sambungnya.

Agus mengatakan, pemberdayaan komunitas di setiap RW nantinya akan menjadi salah satu solusi terbaik. "Itulah mengapa kita ingin sekali melakukan pemberdayaan komunitas. Tidak hanya dibekali alat pemadam kebakaran, tapi juga mereka ada training, diklat secara singkat," ujar Agus.

Agus melanjutkan, pelatihan itu diharapkan akan merangsang kesadaran dan kesiapsiagaan warga. Sehingga api akan mampu dijinakkan dengan baik sebelum merambat.

"Kita tetap perlukan pemadam kebakaran yang dikirim, tapi kalau ada kesadaran dan pemahaman bagaimana memadamkan api secara cepat, supaya tidak menyebar tentunya dibekali alat pemadam kebakaran yang simpel," kata Agus.

Agus mengaku selama melakukan blusukan, dirinya banyak menerima keluhan terkait hal itu. Dia menyebut kesadaran masyarakat memang masih rendah untuk mengatasi kebakaran secara cepat.

"Berdasarkan laporan yang saya terima memang masih kurang. Maka tadi pentingnya tidak hanya alat, tapi kesadaran bagaimana menghadapinya supaya tidak panik duluan," jelas Agus.



(kst/bag)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads