"Hasil catatan dan pengukuran kecepatan angin di beberapa UPT BMKG Jabodetabek berkisar antara 40 β 90 km/jam dengan arah pergerakan dari arah Barat Daya β Barat termasuk kategori angin kuat (strong breeze) hingga angin ribut kuat (strong gale)," ujar Kepala Humas BMKG Harry Tirto dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/12/2016).
Angin kencang tersebut juga ditambah dengan hujan deras yang mengakibatkan beberapa pohon dan reklame roboh. Potensi tersebut juga akan melanda beberapa daerah lainnya di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harry mengimbau agar masyarakat berhati-hati terhadap dampak yang disebabkan dari cuaca buruk tersebut. Ia juga mengatakan cuaca diprediksi akan terus berlangsung hingga 8 Desember nanti.
"Untuk itu masyarakat dihimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti genangan, banjir, tanah longsor, banjir bandang, pohon tumbang dan jalan licin," ucapnya.
Angin kencang pada akhir pekan lalu membuat berdampak robohnya kontruksi dan papan reklame di bandara Soekarno Hatta dan tumbangnya beberapa pohon pada Sabtu (3/12). (fdu/bag)











































