Ini Kata Panitia Aksi Kita Indonesia Soal Atribut Parpol di CFD

Ini Kata Panitia Aksi Kita Indonesia Soal Atribut Parpol di CFD

Mei Amelia R - detikNews
Senin, 05 Des 2016 18:40 WIB
Ini Kata Panitia Aksi Kita Indonesia Soal Atribut Parpol di CFD
Taufik Basari (Foto: Mei Amelia/detikcom)
Jakarta - Sejumlah atribut partai politik berterbaran di aksi 'Kita Indonesia' di area Car Free Day, Minggu 4 Desember. Polda Metro Jaya telah memberikan teguran secara tertulis kepada pihak panitia.

Salah satu anggota panitia, Taufik Basari mengatakan tidak ada perintah dari parpol yang terlibat aksi kepada peserta aksi untuk membawa atribut parpol berupa kaos dan bendera tersebut.

"Terkait bendera politik, kami sudah imbau ke peserta dan pimpinan rombongan untutk tidak bawa bendera, tapi ternyata ada yang masih bawa secara spontan," ujar Taufik kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (5/12/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Soal kaos parpol sendiri, tim advokasi Partai Nasdem ini mengatakan, ada keinginan dari pimpinan rombongan untuk memakai kaos parpol dengan alasan tertentu.

"Penggunaan kaos parpol itu sudah coba kami hindari, namun ada permintaan dari pimpinan rombongan massa sulit alasannya untuk mengganti itu karena tidak bawa ganti, dan sulit mengidentifikasi rombongan peserta. Ini kami akui kekurangan dari kami tapi agak sulit kami antisipasinya," tutur Taufik.

Dia menjelaskan, panitia telah merancang aksi yang juga disebut 412 tersebut termasuk menghindari penggunaan atribut parpol. Namun persiapan yang singkat hanya sekitar 19 hari, membuat panitia tidak bisa membuat kaos khusus untuk aksi tersebut.

"Memang ada beberap hal terkait dengan waktu misalkan bikin kaos khusus untuk peserta lebih dari 100 ribu. Dari Nasdem aja 169 ribu dari laporan, belum dari yang lain. Itu kan sulit membuat atribut khusus, akhirnya menggunakan kaos partai. Ketika mengantisipasi memang harus diakui di lapngan sulit," bebernya.

Taufik menyampaikan permintaan maaf soal atribut parpol di CFD tersebut. Ia juga meminta maaf terkait adanya tanaman yang rusak karena terinjak-injak peserta aksi.

"Ada masalah sampah, atribut dan tanaman rusak, tapi kami sudah lakukan perbaikan dan sampah setelah kegiatan kami bersihkan. Kami meminta maaf kalau masih kurang," katanya.

Taufik menyampaikan, selaku panitia menerima teguran tersebut. Teguran itu juga menjadi evaluasi ke depan agar tidak terulang kembali.

"Kami menerima dengan baik dan mengapreasiasi agar semuanya jadi lebih baik," sambungnya.



(mei/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads