"Minggu-minggu lalu ternyata bertambah fungsinya masjid sebagai tempat singgah, tempat menginap. Jadi ternyata dipersiapkan sebagai tempat tinggal. Sekiranya tidak ada masjid saya kira susah juga mengumpulkan banyak orang di Jakarta ini," ujar JK saat membuka peserta rakernas Dewan Masjid Indonesia (DMI) di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (5/6/2016).
"Tapi alhamdulillah semua masjid memperlihatkan ketulusan dan keterbukaannya, dan itulah salah satu fungsi masjid," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus bidang ekonomi, JK mengakui Indonesia sulit untuk membanggakan diri. Meningkatnya ekonomi akan berefek pada peningkatan jumlah pendapatan yang akan berujung semakin banyaknya zakat yang masuk ke dalam masjid.
Salah satu contohnya pada pada bidang ekonomi, produktivitas petani dan berdagang. Istilah memakmurkan masjid, menurut JK harus dikembangkan menjadi memakmurkan masyarakat.
"Meningkatkan peran masjid itu dengan berbagai fungsi kemasyarakatan, karena tidak ada tempat di muka bumi ini yang dikunjungi orang bersamaan jam yang sama dengan ratusan juta orang Indonesia," terangnya. (tfq/bag)











































