Menristek Ingin Tingkatkan Kualitas Pengajar Pendidikan Vokasi

Menristek Ingin Tingkatkan Kualitas Pengajar Pendidikan Vokasi

Muhammad Aminudin - detikNews
Senin, 05 Des 2016 13:51 WIB
Menristek Ingin Tingkatkan Kualitas Pengajar Pendidikan Vokasi
Menristek Dikti M Nasir di Malang, Senin (5/12/2016). Foto: Muhammad Aminudin-detikcom
Malang - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) M Nasir, berharap pendidikan vokasi bisa mencetak lulusan yang memiliki kompetensi unggul. Dengan begitu, lulusan pendidikan vokasi dapat terserap di dunia kerja.

"Kalau sekarang pendidik hanya diisi dosen. Nanti akan dilibatkan dari kalangan industri. Dosen yang mengajar juga wajib mengikuti sertifikasi," kata Nasir bicara upaya peningkatan pendidikan vokasi kepada wartawan usai membuka 2016 International Management Accounting Symposium 'The Frontiers of Accounting' di Graha Cakrawala di Kampus UNM, Senin (5/12/2016) pagi.

Nasir menjelaskan, sistem yang dijalankan akan memisahkan pendidikan vokasi dengan perguruan tinggi. "Jadi pengembangan reputasi perguruan tinggi dapat cepat tercapai," ujar Nasir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

 Menristek Dikti M Nasir di Malang, Senin (5/12/2016)Foto: Muhammad Aminudin-detikcom
Menristek Dikti M Nasir di Malang, Senin (5/12/2016)


Sementara itu terkait acara yang dihadiri, Nasir menegaskan, pentingnya simposium berskala internasional digelar Institute of Certified Management Accountant (ICMA) Australia bekerja sama dengan ICMA Indonesia-Surabaya Chapter, dimana mampu mencetak akuntan manajemen handal.

Menurut Nasir, sistem birokrasi yang bobrok harus dibenahi salah satunya dengan mempekerjakan tenaga yang memiliki kemampuan akutansi manajemen untuk menghindari kesalahan atau korupsi.

"Korupsi masih tinggi, akuntan manajemen sangat diperlukan. Semoga simposium bekerja sama dengan Australia akan mampu melahirkan tenaga akuntan yang baik," ujarnya.

(fdn/fdn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini