Kehadiran Agus-Sylvi menyapa warga Tionghoa dilakukan saat meninjau dua pasar yang berada di Pantai Indah Kapuk dan Muara Karang, Jakarta Utara, Sabtu (3/12/2016). Keduanya disambut oleh pengurus komunitas Tionghoa pendukung, Hopeng (sahabat) Koko Agus dan Cici Sylvi dengan hiburan barongsai.
Foto: Dok. Istimewa |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita memiliki akulturasi yang baik. Perkembangan ekonomi Jakarta meningkat dan salah satu ciri dari Indonesia adalah kemajemukan," ujarnya.
Foto: Dok. Istimewa |
"Jadi kami berharap Ko Agus kelak menjadi Gubernur DKI Jakarta tidak melupakan kami," kata Surjono dalam kesempatan yang sama.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wasekjen PKB Daniel Johan. PKB merupakan salah satu partai yang mengusung Agus-Sylvi selain Partai Demokrat, PAN, dan PPP.
"Agus-Sylvi memiliki kemapanan program. Warga Tionghoa meminta pasangan ini menjamin stabilitas ekonomi, sosial, politik sehingga menciptakan kondisi yang aman dan teduh sehingga pertumbuhan ekonomi dan sektor riil maupun industri bisa berjalan maksimal," tutur Daniel seperti tertulis dalam keterangan yang sama.
Foto: Dok. Istimewa |
Tak hanya itu, Daniel pun meminta kepada Agus-Sylvi untuk menjamin persamaan hak dan kewajiban bagi semua warga jika memenangkan Pilgub DKI 2017 nanti. Dengan demikian tidak ada bentuk diskriminasi dari berbagai aspek terhadap setiap warga Jakarta.
"Karena ini amanat undang-undang, baik UU Kewarganegaraan maupun UU Antidiskriminasi," ucap Daniel. (elz/ear)












































Foto: Dok. Istimewa
Foto: Dok. Istimewa
Foto: Dok. Istimewa