Selain warga keturunan Sumatera Selatan, hadir dalam acara tersebut perwakilan dari perkumpulan warga Tionghoa, Madura, Bugis, keturunan India dan Timur Tengah yang ada di sekitaran Banten.
Dalam kesempatan tersebut, Rano mengatakan soal peningkatan 2,1 persen jumlah penduduk di Banten yang bertambah setiap tahun. Jika diperkirakan, menurutnya penduduk Banten sudah sekitar 12 juta orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Insya Allah, kalau saya jadi gubernur, Banten harus punya Rp 20 triliun," kata Rano Karno di Taktakan, Kota Serang, Sabtu (3/11/2016).
Menurutnya, ia dan cawagub Embay Mulya Syarief ingin mengembalikan ruh Banten ke jalan yang benar. Mudah-mudahan provinsi ini akan bangkit dan sejahtera setelah sekian lama mengalami keterpurukan.
"Apapun kalau Allah tidak mengizinkan tidak akan jadi pemimpin. Tapi saya harus ikhtiar. Mudah-mudahan membuat Banten bangkit dan sejahtera," kata Rano.
Kepada wartawan ia juga mengatakan bahwa target Rp 20 triliun itu dapat terkejar dalam 5 tahun. Bandara Soekarno-Hatta yang ada di wilayah Banten saja menurut Rano, pajaknya belum bisa dinikmati warga Banten. Selain itu, ia juga janji akan melakukan penyusunan ulang aturan terkait perusahaan-perusahaan yang ada di Banten.
"Targetnya begitu, saya yakin bisa. Apalagi ditambah dengan masuknya proyek nasional. Kemudian industri apabila kita berani meregulasi bahwa harus punya perusahaan di sini (Banten)," kata Rano kepada wartawan. (bri/tor)










































