Blusukan ke Cilincing, Anies Baswedan Janji Izinkan Monas untuk Pengajian

Dinamika Pilgub DKI

Blusukan ke Cilincing, Anies Baswedan Janji Izinkan Monas untuk Pengajian

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Sabtu, 03 Des 2016 12:45 WIB
Blusukan ke Cilincing, Anies Baswedan Janji Izinkan Monas untuk Pengajian
Foto: Noval Dwhinuari Antony/ detikcom
Jakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menghadiri pengajian warga di Cilincing, Jakarta Utara. Dia berjanji mengizinkan lokasi Monas untuk pengajian dan kegiatan keagamaan lainnya.

Anies hadir di lokasi pengajian di Kompleks Green Garden Blok B 16, Kelurahan Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (3/12/2016). Mengenakan baju koko lengan panjang warna putih dan berpeci warna hitam, Anies langsung disambut ibu-ibu peserta pengajian. Turut hadir mendampinginya mantan Wakil Ketua MPR RI Aksa Mahmud.

Pengajian ini diselenggarakan warga dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Anies mengatakan sila pertama Pancasila adalah Ketuhanan yang Maha Esa. Ini menunjukkan nuansa keagamaan harus ada di Indonesia, khususnya Jakarta.
Anies berjanji akan mengizinkan Monas sebagai tempat pengajian dan kegiatan keagamaan lainnya.Foto: Noval Dwhinuari Antony/ detikcom
Anies berjanji akan mengizinkan Monas sebagai tempat pengajian dan kegiatan keagamaan lainnya.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dua tahun ini, Monas sepi dari kegiatan majelis taklim. Kita harus kembalikan suasana keagamaan ini," kata Anies saat memberi sambutan ke warga.

Anies mengkritik adanya peraturan yang tidak memperbolehkan Monas untuk kegiatan keagamaan, seperti pengajian. Agama apapun dikatakan Anies boleh menggunakan fasilitas umum seperti Monas untuk berkegiatan.

"Indonesia adalah negara Pancasila, dan karena Pancasila itu sila pertama adalah Ketuhanan yang Maha Esa. Artinya semua fasilitas yang ada di negeri ini adalah boleh dipakai oleh kegiatan apa pun bagi agama apa pun. Tidak sekadar agama tertentu, tapi semua agama," jelasnya kepada wartawan.

Kebersihan dan ketertiban yang ada di Monas saat dipakai berkegiatan, dikatakan Anies, tidak menjadi masalah akibat banyaknya peserta yang hadir. Yang terpenting adalah bagaimana memahamkan peserta yang hadir untuk bertanggung jawab menjaga kebersihan.
Anies selanjutnya blusukan ke pasar tradisional.Foto: Noval Dwhinuari Antony/ detikcom
Anies selanjutnya blusukan ke pasar tradisional.


"Jadi ini masalahnya adalah bukan soal kumpul banyak orangnya, tapi apakah kita diajarkan untuk bertanggung jawab atas sampah kita. Begitu kita diajarkan bertanggung jawab, (lingkungan akan) bersih juga. Agama apa pun juga, jadi jangan karena alasan begitu, maka prinsip pertama Pancasila malah dikorbankan," katanya lagi.

Usai menyapa warga, Anies sempat blusukan ke pasar yang berada di samping lokasi pengajian. (aan/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads