"Dalam hal ini (penangkapan 11 orang), langkah-langkah ini dapat dikatakan dipilih Polri sebagai langkah upaya sebagai strategi Polri untuk menjaga kemurnian niat kegiatan ibadah di Silang Monas terjaga dan mengeliminir berbagai adanya indikasi kerawanan yang dapat dimungkinkan terjadinya semacam pemanfaatan terhadap massa," ujar Boy di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (3/12/2016).
Menurut Boy, masyarakat yang awalnya tertib dan damai bisa saja berubah sikap bila dimasuki provokasi. Sementara itu, kesebelas orang yang ditangkap telah ditelusuri Polri selama lebih dari 3 pekan dan terindikasi kuat akan memanfaatkan massa aksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa dari mereka disebut Boy berniat untuk menggiring massa aksi damai di Monas untuk berpindah ke gedung MPR/DPR RI. Ada niat untuk mendorong MPR menggelar sidang istimewa.
Sementara itu, aksi doa dan zikir bersama kemarin (2/12) berlangsung benar-benar damai dan tertib. Hingga malam hari, tak ada massa yang berpindah ke gedung MPR/DPR. (bag/aan)










































