"Ditelepon stafnya Ibu Rachmawati. Baik, saya akan mendampingi beliau-beliau itu saat pemeriksaan. Karena kalau orang dituduh makar itu sensitif ya, saya jadi lawyer," kata Yusril di lokasi, Jumat (2/12/2016).
Yusril diberi tahu bahwa pemeriksaan Rachmawati dan Ratna Sarumpaet cs itu terkait tuduhan rapat yang mereka selenggarakan. Namun Yusril juga tidak mengetahui kegiatan rapat itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yusril mengaku mendapat informasi mereka dikaitkan dengan tiga pasal pidana. Dia menyebut masih akan mendalami informasi tersebut.
"Tadi saya lihat beberapa informasi mereka dikaitkan Pasal 87 KUHP tentang niat perbuatan, Pasal 107 tentang menggulingkan penguasa, dan Pasal 207 sama juga kaitannya dengan pengambilalihan kekuasaan," jelasnya.
Yusril membenarkan dia mendapat informasi beberapa tokoh dijemput pada dini hari. Namun dia belum bisa menjelaskan detail soal hal itu.
"Saya dengar yang tadi dijemput mulai dini hari, Ratna Sarumpaet, Ibu Rachmawati, Sri Bintang Pamungkas, Taha Jamran. Yang masih belum jelas Hatta Taliwang," katanya.
Soal pemeriksaan musisi Ahmad Dhani, Yusril mendengar dia sudah diperiksa sejak kemarin. Namun Dhani dikenai tuduhan yang berbeda.
"Ahmad Dhani memang sudah dari kemarin. Ahmad Dhani kaitannya dengan Pasal 207 penghinaan. Ahmad Dhani saya kira beda ya. Saya secara profesional, paling tidak saya menengahi kedua pihak supaya tidak ada tindakan berlebihan," bebernya.
Saat ini Yusril masuk ke Kompleks Mako Brimob. Dia menggantikan Kris Ibnu untuk mendampingi pemeriksaan terhadap Rachmawati.
"Saya janji ini untuk menunjukkan (proses) hukum yang betul," kata Yusril. (rvk/tor)











































