Cemaskan Tsunami, Ribuan Warga Padang Zikir Bersama
Rabu, 06 Apr 2005 18:31 WIB
Padang - Agar terhindar dari bencana gempa dan tsunami, ribuan warga kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) melakukan zikir dan doa bersama di pelataran parkir Taman Budaya Sumbar, sekitar 8 (delapan) meter dari pantai Padang, Jl. Diponegoro, Rabu (6/4/2005). Acara doa dan zikir yang dipandu oleh Syekh Mustafa Mas'oed dari Ponpes Nurul Ulum, Jombang, Jawa Timur tersebut diwarnai tangisan warga.Sejak terjadi tsunami yang memporak-porandakan wilayah Aceh serta gempa yang mengguncang hampir seluruh wilayah Sumatera beberapa waktu lalu, kecemasan selalu menyelimuti hari-hari warga kota Padang. Kecemasan itu semakin menjadi-jadi karena banyaknya isu mengenai kemungkinan terjadinya gempa besar dan tsunami di kalangan warga.Sebelum berzikir, ahli Geologi Universitas Andalas Padang, Badrul Mustafa Kamal, memberikan pemahaman mengenai gempa dan tsunami kepada warga. Menurut Badrul, agar tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang tidak bertanggungjawab, warga sebaiknya membekali diri dengan pengetahuan memadai tentang bencana alam tersebut. "Jadi, warga saya minta untuk tidak langsung panik begitu ada informasi terjadinya gelombang pasang di laut," demikian Badrul Mustafa Kamal. Sementara itu, salah seorang peserta zikir mengaku akan memindahkan keluarganya ke Jakarta. "Saya sengaja pulang ke Padang untuk menjemput ibu dan tiga adik saya. Kami akan berangkat ke Jakarta begitu urusan surat pindah sekolah adik saya selesai. Daripada terus menerus cemas, lebih baik kami pindah saja," ujar Herman Daswir (29) ketika ditemui detikcom usai melakukan zikir.
(asy/)











































