Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono menegaskan, tindakan itu dilakukan untuk menjamin keselamatan para pelanggan Transjakarta setelah bus TJ054 terbakar di Jl MT Haryono, Jakarta, Kamis (1/12) malam.
"Kami tidak pernah mentolerir semua gangguan yang berhubungan dengan aspek keselamatan. Semua bus yang kami operasikan harus kami pastikan aman," kata Budi dalam keterangannya kepada detikcom, Kamis (1/12/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi menyesalkan peristiwa tersebut serta meminta maaf kepada masyarakat. Transjakarta, menurutnya berkomitmen pada aspek keselamatan para pelanggan.
"Aspek perawatan bus juga memenuhi standar yang sudah ditetapkan," imbuhnya.
Foto: TransJ gandeng terbakar (Nugroho Tri Laksono/detikcom) |
Meski demikian, dia memastikan pelayanan Transjakarta tetap normal. Perusahaan daerah yang bergerak di bidang transportasi publik tersebut mengoperasikan 1.300 bus yang siap melayani para pelanggan.
Peristiwa terbakarnya TJ054 di Jl MT Haryono tidak menimbulkan korban jiwa. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi ke Halte BNN.
Selama sekitar 20 menit, api berhasil dipadamkan dengan bantuan 2 unit pemadam kebakaran. Bus tersebut hangus terbakar.
PT TransJakarta belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Saat ini Transjakarta masih menunggu dari pihak yang berwenang untuk menyelidiki insiden tersebut.
"Namun dugaan sementara api berasal dari depan cabin, diperkirakan dari arus pendek," ungkapnya. (mei/hri)











































Foto: TransJ gandeng terbakar (Nugroho Tri Laksono/detikcom)