Dalam beberapa tahun terakhir, Banyuwangi telah berhasil mengembangkan keseniannya agar berkelas internasional. Mulai dari Festival Gandrung Sewu, Banyuwangi Etno Carnival, Lelare Orkestra, dan Festival Kuwung. Namun, perkembangan tersebut harus terus ditingkatkan.
Foto: Bupati Banyuwangi diskusi dengan budayawan dan seniman (Ardian Fanani/detikcom) |
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengundang sejumlah budayawan dan seniman Banyuwangi di ruang kerjanya untuk membahas pengembangan seni dan budaya tersebut. Sejumlah seniman dan budayawan senior Banyuwangi hadir seperti Andang CY, Hasnan Singodimayan, dan Ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB) Samsudin Adlawi itu.
"Pertemuan ini adalah upaya kami untuk sambung rasa dengan seniman dan budayawan. Kita ingin rumuskan beberapa kejutan di B-Fest 2017. Jika saat ini Banyuwangi telah berhasil mengembangkan beberapa kesenian, maka ke depannya kita harus memunculkan sesuatu yang baru dan berbeda dengan yang ada selama ini," ujar Abdullah yang akrab disapa Anas itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi kan Banyuwangi Festival tidak setiap hari. Oleh karena itu kita akan merancang bagaimana agar para wisatawan ini bisa menikmati berbagai kesenian Banyuwangi setiap berkunjung ke Banyuwangi," paparnya.
Foto: Bupati Banyuwangi diskusi dengan budayawan dan seniman (Ardian Fanani/detikcom) |
Lantas, event seperti apa yang akan ditampilkan untuk tahun depan tersebut, Anas berteka-teki. "Tunggu tahun depan saja," ucap Anas.
Ketua DKB Samsudin Adlawi mengatakan, salah satu yang menjadi perhatian para budayawan dalam mewujudkan sesuatu yang baru yakni seni tari. Selama ini, seni tari masih didominasi dengan gerak yang telah ada.
"Dalam bidang musik kita sukses mengolaborasikan antara musik etnik dan musik jazz. Jadi bukan sesuatu yang mustahil untuk bisa mewujudkan hal yang baru. Belum ada tarian yang benar-benar baru," tutur Samsudin.
Sedangkan Seniman Andang CY menyatakan, untuk mewujudkan hal yang baru tersebut tidak boleh keluar dari cita rasa dan karakter masyarakat Banyuwangi. "Para seniman ini perlu riset ke dalam untuk menggali potensi kesenian yang ada dan kemudian membuatnya menjadi hal yang baru," kata Andang.
(nwy/nwy)












































Foto: Bupati Banyuwangi diskusi dengan budayawan dan seniman (Ardian Fanani/detikcom)
Foto: Bupati Banyuwangi diskusi dengan budayawan dan seniman (Ardian Fanani/detikcom)