"Ini bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya yang terkena musibah seperti ini. Ini hasil kerjasama pemerintah daerah dengan BPBD dan camat setempat," kata Djajat di Desa Karangsari, Sempu, Banyuwangi, Kamis (1/12/16).
Foto: Plt Sekda Kabupaten Banyuwangi Tinjau Korban Puting Beliung (Kartika S Tarigan/detikcom) |
Bantuan yang diberikan kepada warga berupa sembako dan beberapa kebutuhan untuk memperbaiki kerusakan rumah yang diterjang puting beliung dalam dua hari itu.
"Bantuan (yang diberikan) berupa terpal, asbes juga sembako dan sejumlah uang. Kemarin di hari pertama juga sudah kita atur untuk kesehatan korban. Dari puskesmas sudah ke sini," ujar Djajat.
Foto: Plt Sekda Kabupaten Banyuwangi Tinjau Korban Puting Beliung (Kartika S Tarigan/detikcom) |
Djajat menyebut, masyarakat masih harus terus waspada terjadinya angin puting beliung lagi. Pemantauan juga akan terus dilakukan untuk menghindari kerusakan yang lebih parah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Warga kita imbau, waspada dan hati-hati. Kalau hujan dan angin kencang (untuk) waspada. Segera lapor ke RT dan RW. Nantinya akan segera disampaikan ke desa dan disampaikan ke camat," sambungnya.
Foto: Plt Sekda Kabupaten Banyuwangi Tinjau Korban Puting Beliung (Kartika S Tarigan/detikcom) |
Kepala BPBD Kabupaten Banyuwangi, Kusyadi mengatakan pihaknya mengerahkan personel untuk berjaga di sekitar titik rawan bencana.
Diberitakan sebelumnya, puluhan rumah di 5 desa dari 2 kecamatan di Banyuwangi diterjang angin puting beliung. Kejadian itu terjadi selama dua hari pada Selasa (29/11) dan Rabu (30/11).
(kst/nwy)












































Foto: Plt Sekda Kabupaten Banyuwangi Tinjau Korban Puting Beliung (Kartika S Tarigan/detikcom)
Foto: Plt Sekda Kabupaten Banyuwangi Tinjau Korban Puting Beliung (Kartika S Tarigan/detikcom)
Foto: Plt Sekda Kabupaten Banyuwangi Tinjau Korban Puting Beliung (Kartika S Tarigan/detikcom)