Mereka berangkat dari stasiun Poncol Semarang pukul 14.00 WIB menggunakan KA Tawang Jaya. Para peserta demo itu sudah ada yang memakai busana berupa baju putih serta berpeci dan ada juga yang sudah lengkap dengan ikat kepala.
Koordinator FUIS Danang Setiadi mengatakan alasan memilih kereta api karena mereka sudah berusaha menyewa bus tetapi tidak ada perusahaan bus yang bersedia. Bahkan ada yang mengembalikan uang muka yang sudah dibayar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Danang menambahkan perusahaan transportasi tidak bersedia menyewakan kendaraannya terkait isu yang sempat beredar mengenai larangan tidak boleh mengantar peserta demo ke Jakarta. Namun isu tersebut sudah diklarifikasi oleh Polda Jawa Tengah.
"Ada 500 anggota FUIS yang berangjat, 250 orang naik kereta, sisanya kendaraan pribadi dan juga ada yang naik pesawat," tandasnya.
Sementara itu Kapolsek Semarang Utara, Kompol Sulkhan mengatakan pihaknya melakukan pengawalan terhadap peserta aksi tersebut sampai berangkat dari Stasiun Poncol. Polisi juga memeriksa barang bawaan para peserta demo agar tidak disusupi pihak yang tidak bertanggungjawab.
"Ini dilakukan agar niat baik mereka tidak dicederai oknum tidak bertanggungjawab. Sejauh ini tidak ditemukan barang berbahaya," kata Sulkhan.
Untuk diketahui, Kapolda Jawa Tengah sudah mengeluarkan maklumat yang isinya antara lain agar berunjuk rasa di daerah masing-masing, dilarang membawa senjata tajam atau benda yang membahayakan dan juga imbauan agar penyedia jasa transportasi mematuhi undang-undang serta izin trayek. (alg/rvk)










































