PB HMI Imbau Kadernya Gelar Aksi 2 Desember di Daerah Masing-masing

PB HMI Imbau Kadernya Gelar Aksi 2 Desember di Daerah Masing-masing

Ahmad Ziaul Fitrahudin - detikNews
Kamis, 01 Des 2016 13:44 WIB
PB HMI Imbau Kadernya Gelar Aksi 2 Desember di Daerah Masing-masing
Ketum PB HMI Mulyadi Tamsir (tengah, berbaju putih). Foto: Mei Amelia-detikcom
Jakarta - Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) memastikan akan ikut serta dalam Aksi Bela Islam III, 2 Desember besok. Namun PB HMI meminta kadernya menggelar aksi di daerah masing-masing.

Hal tersebut tertuang dalam surat instruksi resmi bernomor 162/A/Sek/02/1438 yang ditandatangani Ketua Umum PB HMI Mulyadi P Tamsir. Dalam surat tersebut tertera instruksi PB HMI terhadap badan koordinasi (Badko) dan cabang HMI di daerah.

"Berdasarkan hasil rapat harian Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam pada tanggal 28 November 2016, dengan ini kami menginstruksikan kepada seluruh BADKO dan Cabang se-Indonesia untuk menyampaikan aspirasi secara damai di daerah masing-masing pada tanggal 2 Desember 2016," kata Mulyadi dalam surat yang dikutip detikcom, Kamis (1/12/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

HMI juga meminta kepolisian melaksanakan hukum secara berkeadilan. Mereka juga meminta agar tersangka kasus penistaan agama Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama ditahan.

Dalam keterangan tersebut, PB HMI meminta Badko agar mengkondisikan aksi 2 Desember besok dengan situasi daerah setempat. "Badko dan cabang yang berada di daerah potensi dan konflik SARA agar menyesuaikan dengan kondisi sosial masing-masing," jelas Mulyadi.

"Ketiga, menyerukan menjaga kerukunan antarumat beragama dan etnis demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," imbuhnya.

Kader HMI yang tinggal di Jakarta, kata Mulyadi, dipersilakan ikut dan bergabung dalam proses zikir, istigasah di Lapangan Monas. Dia belum bisa memastikan jumlah kader HMI yang ikut dalam aksi besok tersebut.

"Rencana aksi besok dengan hasil koordinasi kita akan berangkat dari Sekretariat HMI jam 6 dan kemudian berangkat dengan keluarga lainnya. Jam 7 baru berjalan ke Monas. Di sana kita mengikuti prosesi aksi. Dengan dilakukan jam 8 sampai jam 1 di situ ada zikir dan doa bersama," kata Mulyadi di KAHMI Center, Jalan Turi, Jakarta Selatan, Kamis (1/12/2016).

"Belum fix tapi antusiasisme kemungkinan ada 5 ribu sampai 10 ribu," tambah Mulyadi. (azf/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads