Singapura Berjanji Bantu Indonesia Berantas Korupsi

Singapura Berjanji Bantu Indonesia Berantas Korupsi

- detikNews
Rabu, 06 Apr 2005 16:29 WIB
Jakarta - Pemerintah Singapura berjanji akan membantu Indonesia dalam memberantas korupsi. Untuk itu, Singapura siap menandatangani perjanjian ekstradisi. Hal itu disampaikan Ketua MPR Hidayat Nurwahid usai bertemu mantan Perdana Menteri Singapura Goh Chock Tong di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (6/4/2005). "Singapura sudah menyetujui dan akan menandatangani perjanjian ekstradisi dengan Indonesia terkait dengan banyaknya koruptor yang melarikan diri ke Singapura. Dengan demikian, akan ada koruptor yang ditangkap dan dikembalikan ke Indonesia," ujarnya. Dikatakan Hidayat, dukungan Singapura tidak hanya sebatas penandatanganan perjanjian ekstradisi. Dukungan juga akan diberikan pada tataran akhir dalam bentuk aksi. "Meski mereka minta tanpa ada limit waktu untuk melaksanakannya. Kemungkinan Singapura masih terdapat banyak masalah seperti pengembalian uang para koruptor yang belum tentu dapat dikembalikan," jelasnya. Menanggapi hal itu, Hidayat mengatakan yang terpenting ada komitmen kuat untuk melawan korupsi dan menangkap para koruptor. Mengenai persoalan uangnya dapat dibahas selanjutnya karena yang terpenting terjalin kerja sama diantara anggota Asean dalam memberantas korupsi. Pertemuan itu juga membicarakan keinginan Goh Chock Tong yang merupakan salah satu pendiri Asean dari Singapura. Ia menginginkan Indonesia dapat memberikan kontribusi yang besar bagi Asean. "Tadi juga dikatakan harapan beliau agar Indonesia tidak hanya sibuk menyelesaikan permasalahan dalam negeri saja namun juga harus berperan aktif dalam konteks Asean. Kalau sampai melupakan peranannya,akan memberikan dampak buruk bagi perkembangan Asean," katanya. (rif/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads