Sandiaga membuka kegiatan lomba memasak tersebut di lokasi kampanyenya di Jalan Pahlawan Revolusi RT 05 RW 03, Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis (1/11/2016). Dalam sambutannya, dia mengapresiasi kegiatan tersebut yang disebutnya inovatif.
"Kita bersyukur hari ini ibu-ibu bapak-bapak sudah inovatif buat kreasi lomba masakan Betawi," kata Sandiaga dalam sambutannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom |
Usai menyampaikan visi dan misi, Sandiaga kemudian membuka lomba masak yang menjadi rakaian kampanyenya itu. Sebelum membuka kegiatan, dia sempat berjanji akan membuka sekolah koki untuk menciptakan lapangan kerja.
"Nanti kita akan bikin sekolah-sekolah untuk koki. Selamat, dengan mengucapkan bismillahhirrahmanirrahim, lomba masak ciptakan 200 ribu wirausaha muda resmi saya buka," kata Sandiaga membuka secara simbolis kegiatan lomba masak itu.
Dengan lincah, para peserta lomba kemudian langsung memulai memasak masakannya. Sandiaga menunggu hasil masakan dengan mengecek kesehatan di salah satu posko pelayanan kesehatan, yang juga menjadi rangkaian kampanyenya.
Cawagub nomor urut 3 itu kemudian mencicipi hasil masakan peserta yang telah selesai. Jengkol menjadi satu di antara makanan yang diambilnya.
"Enak, legit banget, berasa baunya. Udah pertama jengkol legit bangat, dan asinannya segar agak pedas," kata Sandiaga saat mencicipi makanan.
MC yang memandu acara kemudian bertanya ke Sandiaga. "Suka pedas enggak pak," kata MC acara.
"Suka tapi takut sakit perut, telornya gede bangat. Nasi gorengnya sudah kelar belom," kata Sandiaga dengan tawa.
Sandiaga kemudian memuji hasil masakan para peserta lomba. Dia sempat meminta untuk dibungkuskan buat isterinya.
"Wah ini enak bangat ini istri saya senang nih. Terutama semur jengkol, istri saya senang semur jengkol. Tolong nanti kalau bisa dibungkuskan ya," katanya lagi.
Acara ini diikuti sepuluh kelompok dari warga RT 03, 04, dan 05 RW 03, Pondok Bambu, Jakarta Timur. Tiap kelompok terdiri dari 2 orang.
(imk/imk)












































Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom