Elektabilitas di Survei Merosot, Djarot Singgung Kemenangan Trump

Dinamika Pilgub DKI

Elektabilitas di Survei Merosot, Djarot Singgung Kemenangan Trump

Niken Purnamasari - detikNews
Kamis, 01 Des 2016 10:36 WIB
Elektabilitas di Survei Merosot, Djarot Singgung Kemenangan Trump
Foto: Niken Purnamasari/detikcom
Jakarta - Calon Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat menanggapi santai hasil survei dari sejumlah lembaga yang menyebut elektabilitas dirinya dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kian merosot. Bagi Djarot, adanya hasil survei tersebut justru membuat dirinya makin bersemangat untuk blusukan.

Ia mengambil contoh dari hasil pilpres Amerika Serikat beberapa waktu lalu di mana Donald Trump berhasil mengalahkan Hillary Clinton. Padahal Clinton dalam beberapa hasil survei lebih unggul daripada Trump.

"Survei (elektabilitas kami) turun rapopo. Wong survei saja kok takut. 2012 ketika Pak Jokowi-Basuki dicalonkan, ada enggak survei yang mengatakan akan menang? Contoh paling mutakhir Presiden Amerika Serikat kemarin, ada enggak yang mengunggulkan Donald Trump? Makanya enggak usah takut," kata Djarot di Rumah Lembang, Jakarta Pusat, Kamis (1/12/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca Juga: Survei Indikator: Agus-Sylvi Memimpin, Ahok-Djarot Posisi Dua
Cawagub nomor urut 2 itu malah berterima kasih kepada lembaga yang telah melakukan survei. Sebab, dirinya tidak perlu repot-repot membayar untuk melihat elektabilitas maupun pendapat responden terkait dirinya dan Ahok dalam pilgub DKI 2017.

"Terima kasih, survei gratis. Semakin melucut kita untuk turun ke bawah (blusukan). Nanti kita buktikan. Penduduk Jakarta ada 10,1 juta. Pemilih 7 juta. Sampel responden kalau tidak salah 1.200 responden. Enggak apa-apa. Ada kaidahnya untuk pengetahuan kita semua," ujar mantan Wali Kota Blitar itu.

Baca Juga: Survei Charta Politika: Elektabilitas Agus 29,5%, Ahok 28,9%, Anies 26,7% (nkn/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads