Proses Hukum Ahok Cepat, Djarot: Tidak Apa-apa, Ini Ditarik ke Politik

Proses Hukum Ahok Cepat, Djarot: Tidak Apa-apa, Ini Ditarik ke Politik

Niken Purnamasari - detikNews
Kamis, 01 Des 2016 10:25 WIB
Proses Hukum Ahok Cepat, Djarot: Tidak Apa-apa, Ini Ditarik ke Politik
Foto: Niken Purnamasari/detikcom
Jakarta - Calon Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat menilai pemrosesan hukum terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang terhitung cepat karena berhubungan dengan muatan politik jelang pilkada. Kendati demikian, ia meyakini penegak hukum dapat memproses kasus Ahok dengan adil.

"Kemarin sore setelah blusukan saya dapat kabar Pak Ahok hari ini memenuhi panggilan dari Mabes Polri untuk menerima penyempurnaan berkas sehingga sudah P21 yang segera disidangkan ke PN Jakarta Utara," kata Djarot di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (1/12/2016).

"Di situasi ini, kita selalu sampaikan, mari kita ikuti birokrasi pilkada dengan mengesampingkan isu SARA. Oleh sebab itu, persoalan Pak Ahok bukan persoalan hukum, tapi ditarik ke masalah politik dan masalah pilkada. Maka prosesnya begitu cepat, enggak apa-apa," imbuh cawagub nomor urut 2 itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Djarot meyakini, proses hukum yang tengah dilalui oleh Ahok dapat diselesaikan dengan baik. Ia pun mengambil filosofi dari sebuah peribahasa.

"Waktu SD ada peribahasa kan, semakin tinggi pohon, embusan angin semakin kencang, tapi pohon tidak akan pernah tumbang diterpa angin topan. Kenapa? Karena pohon ditopang oleh akar-akar yang kuat. Akarnya itu adalah rakyat Jakarta," sebut Djarot berapi-api.

Selain itu, Djarot berharap agar pemrosesan hukum terhadap Ahok dilakukan secara adil oleh lembaga peradilan. Sesuai dengan simbol dewi Yunani, Dewi Thermis, yang diakui oleh sistem hukum di Indonesia sebagai Dewi Keadilan.

"Dalam mitologi Yunani ada Dewi Thermis. Dewi ini matanya ditutup, tangan kirinya memegang timbangan, tangan kanan pegang pedang. Ketika menghadapi perkara, maka harus adil, enggak boleh diskriminatif, enggak boleh ditekan-tekan, harus seimbang," sebut Djarot. (nkn/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads