"Rapat tadi seperti biasa, kita mempersiapkan untuk besok tanggal 2 acara doa bersama ya," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (30/11/2016) malam.
Iriawan memastikan, pihaknya dibantu unsur TNI siap mengawal aksi super damai tersebut. "Intinya kita siap untuk melayani saudara-saudara kita doa bersama di Monas," imbuh dia.
Selain membahas soal strategi pengamanan, rapat yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian itu juga membahas kesiapan teknis menyangkut sarana dan prasarana kegiatan. Seperti diketahui, massa akan melakukan doa, zikir bersama, tausiah hingga salat Jumat bersama.
"Ya tentunya kegiatan tersebut kita kan harus menyiapkan persiapan panggung, persiapn acara, persiapan mobil. Nanti Perlibatan massa yang cukup banyak," imbuh Iriawan.
Polisi juga mendatakan keperluan prasarana untuk aksi, termasuk penempatan posko kesehatan, logistik dan lainnya.
"Nanti ada (posko) kesehatan, ada air untuk wudhu, ada air untuk minum, tenda, itu sebetulnya . Yang lain-lainnya enggak begitu banyak dibahas," sambung Iriawan.
Soal personel yang akan dilibatkan untuk pengamanan aksi, Iriawan belum bisa memastikannya. Polisi masih menunggu informasi dari pihak Gerakan Nasional Pengawal Fatwa-Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) untuk memastikan berapa jumlah massa yang akan ikut turun dalam akai tersebut.
"Kita lihat nanti aja, ya kita kan temanya lain, ada duduk, ada zikir, ada tausiah, kemudian ada khotbah, kemudian salat Jumat," tandasnya. (mei/dnu)











































