Masyarakat bisa memantau LHKPN itu melalui situs KPK atau KPU. Namun apabila ada kejanggalan atau kecurigaan berkaitan dengan hal itu, masyarakat dapat melaporkannya.
"Masyarakat bisa menggunakan informasi tersebut (tentang LHKPN) sebagai salah satu dasar untuk memilih. Jika ditemukan ada kecurigaan ada harta yang belum dicantumkan bisa dilaporkan," kata Plh Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut adalah total kekayaan beserta tanggal lapor para calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta:
Agus Harimurti Yudhoyono (3/10/2016)
Rp 15.291.805.024
USD 511.322
Sylviana Murni (1/3/2015)
Rp 8.369.075.364
USD 0
Basuki Tjahaja Purnama (21/9/2016)
Rp 25.655.887.496
USD 7.228
Djarot Saiful Hidayat (6/10/2016)
Rp 6.295.603.364
USD 0
Anies Baswedan (20/9/2016)
Rp 7.307.042.605
USD 8.893
Sandiaga Salahudin Uno (29/9/2016)
Rp 3.856.763.292.656
USD 10.347.381
Kemudian untuk wilayah lainnya yaitu dari Banten. Berikut adalah total kekayaan beserta tanggal lapor para calon gubernur dan wakil gubernur Banten:
Wahidin Halim (21/9/2016)
Rp Rp 17.942.004.193
Andika Hazrumy (31/12/2015)
Rp 20.744.339.190
Rano Karno (1/12/2015)
Rp 15.794.639.511
Embay Mulya Syarief (3/10/2016)
Rp 2.097.176.000 (dha/rvk)










































