Sebagian Warga Resah
Jakarta Diteror SMS Gempa
Rabu, 06 Apr 2005 16:07 WIB
Jakarta - Teror gempa lewat SMS menerjang Jakarta, setelah sebelumnya menghebohkan di kota-kota di Sumatera. Teror SMS ini sempat membuat sejumlah karyawan pulang lebih cepat dari biasanya. Teror lewat SMS ini beredar sejak Rabu (6/4/2005) pagi. SMSnya beragam. Namun, intinya SMS itu memberitakan bahwa sesuai berita CNN, akan terjadi gempa besar pukul 16.00 WIB. SMS lainnya juga berbunyi 'Bang, teman bilang dia nonton CNN, jam 4 mungkin gempa terjadi di Jakarta'. Hari makin sore, SMS ini terus semakin beredar di masyarakat luas. Bahkan, sejumlah karyawan yang berkantor di gedung-gedung tinggi di Jakarta, seperti di Jl. Sudirman dan Jl. Thamrin, terpaksa pulang lebih cepat. Bahkan, ada perusahaan yang sampai memulangkan karyawannya karena terkena isu SMS itu. Seorang pria yang istrinya berkantor di salah satu gedung di Jl Thamrin menelepon redaksi detikcom. "Pak apa benar akan ada gempa. Soalnya istri saya bilang kantornya meminta karyawan dipulangkan lebih cepat, karena akan ada gempa jam 16.00 WIB," ungkap Anton. Hal yang sama juga diterima oleh Rio, seorang karyawan Carrefour. Dia mengaku ditelepon temannya bahwa ada berita CNN yang mengabarkan bahwa akan ada gempa dahsyat pukul 16.00 WIB. Meski ada masyarakat yang percaya dengan SMS itu, sebagian besar karyawan yang berkantor di gedung-gedung tinggi di Jl. Sudirman dan Jl. Thamrin mengaku tidak mengetahuinya. Bahkan, mereka juga pulang kerja seperti biasa. Sebelumnya teror SMS gempa juga terjadi di Pulau Mentawai dan Pekanbaru. Warga di kedua tempat itu sempat panik dan mengungsi. Namun, ternyata isu gempa dan tsunami itu tidak terbukti.
(asy/)











































