"(Pemuda Muhammadiyah) punya komitmen tinggi untuk merawat keberagaman itu. Ada genetika keberagaman. Bukan pemuda Islam kalau kemudian tidak merawat keberagaman, bukan pemuda Islam kalau rasis. Bukan pemuda Islam kalau tidak merawat itu," kata Dahnil di Hotel Narita, Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (30/11/2016).
Hadir pula dalam acara ini Menag Lukman Hakim Saifuddin dan Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. Dahnil kemudian menyebut salah satu poin dari Tanwir ini adalah bagaimana merawat kebhinnekaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dahnil juga merasa tersanjung atas kehadiran Presiden Jokowi. Dia mendapat informasi, Jokowi bahkan membatalkan rapat untuk hadir di acara ini.
"Itu jadi pesan penting bahwa Pak Presiden kita peduli dengan pemuda bangsa," ujar Dahnil. (bpn/fdn)











































