Polisi Kirim Ulang Berkas Kasus Videotron 'Porno' ke Kejaksaan

Mei Amelia R - detikNews
Rabu, 30 Nov 2016 17:17 WIB
Videotron yang diretas oleh pelaku/ Foto: Mei Amelia/detikcom
Videotron yang diretas oleh pelaku/ Foto: Mei Amelia/detikcom
Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) sempat mengembalikan berkas perkara kasus videotron 'porno' di Jl Wijaya I, Kebayoran Lama, Jaksel, ke polisi. Namun, kini polisi telah melengkapi petunjuk JPU dan mengirimkan kembali berkas tersebut.

"Kasus videotron, berkas sudah dikirim ke kejaksaan dan dinyatakan P-19," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol RP Argo Wiyono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (30/11/2016).

Argo mengatakan, penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah melengkapi kekurangan yang menjadi petunjuk JPU. Berkas tersebut telah dilimpahkan kembali ke JPU tanggal 20 November lalu.

"Sudah dikirimkan lagi ke JPU dan saat ini masih diteliti oleh jaksa, mudah-mudahan segera P21 sehingga penyidik bisa melakukan pelimpahan tahap dua," ucapnya.

Pengguna jalan sempat dihebohkan dengan kemunculan film porno yang tayang di sebuah layar iklan videotron di Jl Wijaya I, Kebayoran Lama, Jaksel pada Jumat (30/9) lalu. Film porno tersebut muncul selepas bubaran salat Jumat, di siang bolong.

Polisi melakukan penyelidikan dan dalam waktu singkat pelaku berhasil ditangkap. Dari hasil digital forensik, videotron tersebut diketahui diretas oleh pelaku, Samudera Al Hakim Ralial (24).

Pelaku mengaku melakukan akses ilegal terhadap videotron tersebut setelah melihat kemunculan username dan password pada layar videotron yang saat itu sedang blank, ketika melintas di lokasi selepas salat Jumat. Pelaku kemudian mengakses film porno menggunakan aplikasi Team Viewer dengan menggunakan username dan password tersebut.

Film tersebut sempat tayang beberapa detik. Hingga akhirnya seorang pedagang mencabut panel listrik pada videotron karena menjadi tontonan pengguna jalan hingga mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas sekitar perempatan Prapanca itu. (mei/rvk)