detikNews
Rabu 30 November 2016, 13:41 WIB

Ahok: Pengadilan Sampai Putusan Bisa Satu atau Dua Tahun

Andhika Prasetia - detikNews
Ahok: Pengadilan Sampai Putusan Bisa Satu atau Dua Tahun Foto: Andhika Prasetia
FOKUS BERITA: Ahok Dieksekusi
Jakarta - Cagub DKI incumbent Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) angkat bicara soal rencana Kejagung melimpahkan kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan dirinya ke pengadilan. Ahok menuturkan, proses hukum bisa berjalan panjang dan lama.

"Iya kalau sudah masuk P21 biasanya berarti mungkin akan cepat di pengadilan. Saya belum ada pemanggilan. Kalau P21 berarti akan cepat di pengadilan," kata Ahok kepada wartawan di Rumah Lembang, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2016).

Ahok pun merasa dirinya terganggu dengan proses hukum ini. "Kalau bagi saya cuti saja susun anggaran terganggu. Bukan soal kampanye, tetapi sebagai petahana ya terganggu," kata Ahok.

Namun Ahok akan menjalani proses hukum. Bahkan ia sudah bicara soal banding kalau pengadilan memutuskan dirinya bersalah.

"Kita akan gugat lagi. Kita akan banding, kita sudah bangun sistem. Pengadilan sampai putusan bisa memakan waktu setahun dua tahun," kata Ahok.

Berarti sudah ada rencana banding?
"Ya enggak tahu. Semua orang pasti berpikir begitu. Saya yakin kalau semua orang menyaksikan, tidak ada saya menistakan agama. Tidak ada sama sekali. Saya minta maaf kegaduhan ini sampai terjadi. Tidak ada sama sekali saya mengatakan seperti itu. Maka dari itu saya katakan orang-orang Jakarta tidak menonton total. Kamu kalau nonton 6-7 menit saja, dari menit 23 sampai 30 saja, kamu bisa melihat yang berbeda dari 6 detik. Saya kira itu yang saya harap dalam persidangan orang bisa menilai, itu saja," kata Ahok.

"Saya tidak mau banyak berkomentar jauh. Saya tidak tahu. Nanti kita buktikan saja di pengadilan," pungkasnya.


(van/try)


FOKUS BERITA: Ahok Dieksekusi
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com