Kapendam XVII Cenderawasih, Kolonel Inf Teguh Pudji Raharjo mengatakan, apel digelar di depan Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Rabu (30/11/2016) sejak pukul 07.00 WIT hingga pukul 11.00 WIT. Pangdam Cenderawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian, para tokoh agama, masyarakat, Pemda Papua, serta unsur TNI-Polri hadir dalam acara itu.
Foto: Foto: Letkol Umang ArfanApel Nusantara Bersatu di Jayapura, Papua |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian tokoh-tokoh agama dari FKUB (Forum Kesatuan Umat Beragama) memberikan ajakan untuk hidup damai dalam perbedaan baik itu agama, RAS, jangan saling menyalahkan," kata Teguh saat dihubungi detikcom.
Teguh mengatakan, setiap kabupaten di Papua dan Papua Barat menyelenggarakan Apel Nusantara Bersatu yang digelar oleh panitia gabungan dari unsur TNI, Polri dan masyarakat.
"Kalau kegiatan yang di Jayapura itu dipusatkan di dua tempat, di perbatasan dengan Papua Nugini dan di depan kantor Gubernur," ujarnya.
Sementara itu, Teguh mengajak kepada masyarakat luas untuk meneladani apa yang telah dilakukan para pendahulu bangsa.
"Para pendahulu bangsa, mereka sangat cerdas dalam menyatukan perbedaan yaitu Pancasila khususnya sila ke tiga. Perbedaan adalah anugerah dari Tuhan, kita diharpakan bisa menerima perbedaan, mari kita satukan langkah untuk sama-sama membangun Indonesia," ujarnya. (idh/rvk)











































Foto: Foto: Letkol Umang Arfan