Sahabat Anies-Sandi: Tim Agus Sylvi Tak Perlu Kebakaran Jenggot

Dinamika Pilgub DKI

Sahabat Anies-Sandi: Tim Agus Sylvi Tak Perlu Kebakaran Jenggot

Erwin Dariyanto - detikNews
Rabu, 30 Nov 2016 12:08 WIB
Sahabat Anies-Sandi: Tim Agus Sylvi Tak Perlu Kebakaran Jenggot
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Tim pemenangan dua pasang calon gubernur dan wakil gubernur yakni Anies Baswedan-Sandiaga Uno dengan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni terlibat saling adu pernyataan. Semua bermula saat Anies Baswedan membandingkan rekam jejak masing-masing kandidat.

Baca juga: Anies: Siapa Agus, Berapa Staf yang Pernah Dipimpinnya?

Pernyataan Anies tersebut memicu reaksi dari tim pemenangan Agus-Sylvi. Koordinator Sahabat Anies-Sandi, Anggawira meminta tim sukses Agus Yudhoyono-Sylviana Murni tidak kebakaran jenggot dengan 'serangan tersebut'. Menurut dia Pilkada DKI 2017 merupakan ujian rekam jejak sekaligus ajang untuk menunjukkan sistem meritokrasi.

"Pilkada DKI Jakarta memang merupakan ujian rekam jejak sekaligus ajang untuk menjunjung tinggi meritokrasi. Di mana orang yang telah banyak memberi kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat dan memiliki rekam jejak positif pantas mendapatkan kepercayaan untuk mengemban tanggung jawab sesuai dengan keahlian dan pengalamannya," kata Anggawira kepada wartawan di Jakarta, Rabu (30/11/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anggawira pun meluruskan, bahwa perkataan Anies bukan bermaksud untuk menyerang Agus sehingga tim sukses Agus-Sylvi tidak perlu terlalu resah jika kandidatnya dikritik calon lain.

"Sama sekali tidak ada niatan dan maksud untuk menyerang. Tim Agus-Sylvi tak perlu seperti kebakaran jenggot jika kandidatnya mendapat kritik atau masukan dari pesaingnya. Justru, Mas Anies mengajak masyarakat untuk membandingkan kinerja dan prestasi yang pernah diukir oleh setiap paslon. Karena untuk memilih calon pemimpin memang dibutuhkan perbandingan supaya masyarakat bisa menentukan mana yang terbaik dari yang terbaik," kata dia.

Lebih lanjut, dia menegaskan kritik dan koreksi adalah hal yang baik jika berdasarkan fakta dan data tentu tujuannya untuk mencapai perbaikkan. "Masalah ini tidak perlu dibesar-besarkan. Mari kita fokus untuk menunjukan kinerja terbaik kita, dengan selalu mengutamakan demokrasi sejuk dalam persaingan ini," papar Anggawira.

Sebelumnya, Anies mengatakan bahwa dirinya meminta semua warga Jakarta untuk membandingkan Cagub-Cawagub yang ada. Pernyataan tersebut dikeluarkan bukan saja untuk membandingkan Agus. Perbandingan dilakukan masyarakat agar semua calon terlihat objektif.

"Saya malah mengajak kepada semua untuk justru hak warga Jakarta itu adalah untuk membandingkan. Kalau warga Jakarta enggak boleh membandingkan terus gimana, bandingkan Anies, Agus, Basuki. Bandingkan saja dalam semua aspek, jadi warga Jakarta bisa menilai dengan objektif," jelas Anies di Jalan Darma Wanita V, RT 09 RW 01 Kelurahan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (28/11/2016) lalu.

Pernyataan tersebut dikatakan Anies tidak saja menyasar kepada Agus, tapi semua calon yang ada termaksud dirinya. Agar masyarakat membandingkan kinerja yang pernah dilakukan setiap Cagub-Cawagub.

(erd/try)


Berita Terkait