Gebyar Nusantara Bersatu dipusatkan di Jl Diponegoro persis di depan kediaman Gubernur Riau, Rabu (30/11/2016). Acara dimulai pukul 07.30 WIB dan berakhir pada pukul 10.30 WIB.
Hadir dalam acara ini unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) terdiri atas Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Kapolda Riau Brigjen Zulkarnain, Danrem Wirabima Brigjen Nurendi, Danlanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru Marsma Henri Alfiandi, Kejati Riau Uun, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Pekanbaru Edwar Sanger.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gubernur Riau Andi Rachman--begitu sapaan akrabnya--mengatakan bahwa masyarakat Riau harus bersatu, tidak boleh terpecah belah hanya karena berbagai isu yang disebarkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Intinya, NKRI adalah harga mati buat kita semua. Jangan mau dipecah belah baik dari dalam maupun dari luar," kata Andi Rachman.
Foto: Apel Indonesia Bersatu di Pekanbaru/ Chaidir detikcom |
Menurutnya, kegiatan yang ramai dihadiri ribuan warga menunjukkan bahwa Riau tetap bersatu di bawah NKRI.
"Jangan mau diprovokasi, kita tetap pada NKRI. Ayo, Riau berjuang lebih baik untuk Indonesia," kata Andi Rachman.
Sedangkan Danlanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru Marsma Henri Alfiandi mengatakan masyarakat juga jangan mau dihasut dengan berbagai iming-iming yang tidak jelas.
"Jangan mau dihasut atau dipecah belah, dengan iming-iming mau masuk surga, lantas berjihad yang tidak jelas tujuannya. Mari kita bersatu demi bangsa dan negara yang kita cintai ini," kata Henri. (cha/rvk)












































Foto: Apel Indonesia Bersatu di Pekanbaru/ Chaidir detikcom