"Kita menerima karena itu sesuai konstitusi kita, hak prerogatif Partai Golkar," ungkap Ketua Fraksi Hanura Nurdin Tampubolon dalam perbincangan, Rabu (30/11/2016).
Sementara itu, Sekretaris Fraksi Hanura Dadang Rusdiana mengatakan pihaknya mengapresiasi jiwa besar Ade Komarudin (Akom). Akom menyatakan 'aku rapopo' (aku tidak apa-apa) dalam pernyataannya terkait pergantian ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menerima dan mempersilakan (pergantian Ketua DPR) untuk ditetapkan dalam rapat paripurna hari ini," lanjutnya.
Meski begitu, Fraksi Hanura berharap agar pergantian DPR tidak hanya reposisi semata. Inisiatif Fraksi Golkar diharapkannya dapat membawa dampak positif.
"Harus berdampak pada peningkatan kinerja DPR, bukan sekedar peralihan kursi belaka. Produktivitas dan disiplin tentu akan memperbaiki citra kita ke depan," tuturnya.
Dadang pun meminta kepada Ketua DPR yang baru untuk menjunjung tinggi nilai-nilai moral. Sebab, pimpinan Dewan disebutnya harus bisa menjadi pengayom.
"Pimpinan harus berpegang teguh pada etika sehingga tidak menjadi pergunjingan publik," ucap Dadang.
Seperti diketahui, sebelumnya Novanto pernah menjabat sebagai Ketua DPR. Namun ia digantikan oleh Akom menyusul adanya kasus 'Papa Minta Saham'.
Setelah gugatannya dimenangkan MK dan namanya direhabilitasi oleh Mahkamah Kehormatan Dewan, Novanto ditunjuk kembali oleh partainya untuk menjabat Ketua DPR. Persetujuan pergantian itu akan digelar dalam rapat paripurna sore nanti.
(elz/imk)











































