Longsor terjadi di Dusun Tegalsari, Bulurejo, Karangpandan. Bencana itu diduga terjadi karena hujan yang terus-menerus mengguyur kawasan itu sejak dua hari terakhir sehingga menyebabkan terjadi rekahan pada tebing. Rekahan itu kemudian bergerak cepat menjadi runtuhan tanah atau longsor.
Longsoran tebing setinggi 30 meter itu lalu menimbun lokasi areal persawahan di bawahnya. Saat itu ada belasan orang yang sedang bekerja di areal sawah untuk memanen padi. Karena pergerakan tanah yang begitu cepat sehingga tidak semua petani yang sedang bekerja bisa mengantisipasi untuk lari menghindari runtuhan tanah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban meninggal adalah Sutoyo (75 tahun) warga Gondang Getong, Karangpandan. Korban selamat yakni Saimun, Basuki, Dikem, Sukarmi dan bocah dua tahun bernama Sadi. Dari korban selamat dilaporkan ada yang mengalami luka serius karena terkena material longsoran.
"Dua korban lainnya atas nama Gito dan Daliyem belum berhasil ditemukan. Pencarian keduanya terkendala hujan, gelap serta kondisi tanah yang masih labil sehingga terpaksa dihentikan. Pencarian akan dilanjutkan besok pagi. Jika diperlukan kami juga akan menggunakan alat berat," tuturnya. (mbr/try)











































