"Dia tak menjawab saat saya tanya," kata Singgih kepada detikcom di rumahnya, Desa Rebug, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Selasa (29/11/2016). Singgih belum sepenuhnya sehat dan masih terlihat linglung.
Singgih pergi dengan menggunakan sepeda motor untuk mengambil helm di rumah temannya, Jumat (25/11) sekitar pukul 16.00 WIB. Di tengah jalan, dia dihentikan beberapa temannya dan diajak tawuran. Singgih ikut dan diboncengkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Singgih meninggalkan motor dan masuk ke hutan. Di dalam hutan, dia sempat bertemu teman-temannya. Tapi bentuk mereka seperti bayangan dan tak bisa diajak berkomunikasi.
Foto: Heksa/detikcom |
Kian jauh ke dalam hutan, Singgih bertemu perempuan cantik berpakaian hijau. Dia juga bertemu ular besar dan beberapa ular kecil.
Minggu (17/11) atau 2 hari kemudian, Singgih ditemukan dalam kondisi linglung di sawah dekat hutan. "Saya tidak tahu (kenapa bisa sampai sawah)," kata Singgih didampingi ayahnya, Ahmad Muhsim (56).
Beberapa tetangga penasaran dengan cerita menghilangnya Singgih. Satu dua berdatangan. Namun karena Singgih belum sepenuhnya sehat, keluarga melarang mereka bertanya hal-hal aneh.
Kasus ini sempat dilaporkan polisi. Tapi penyelidikan dihentikan karena Singgih sudah kembali dan tak terluka sedikit pun. (try/try)











































Foto: Heksa/detikcom