Agus Yudhoyono: Pendidikan Harga Mati Seperti NKRI

Dinamika Pilgub DKI

Agus Yudhoyono: Pendidikan Harga Mati Seperti NKRI

Bisma Alief Laksana - detikNews
Selasa, 29 Nov 2016 13:46 WIB
Agus Yudhoyono: Pendidikan Harga Mati Seperti NKRI
Foto: Bisma Alief/detikcom
Jakarta - Cagub DKI nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan bahwa pendidikan adalah harga mati seperti NKRI. Agus menyampaikan hal tersebut saat kampanye tata muka bersama para pensiunan guru DKI Jakarta.

"Pendidikan harga mati seperti NKRI," kata Agus di Rumah Makan Handayani Prima, Jalan Matraman, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (29/11/2016).

Agus mengingatkan bahwa jangan lagi membanggakan Indonesia sebagai negara yang memiliki kekayaan alam yang melimpah. Karena, bila terus mengingat hal tersebut, bangsa Indonesia akan terlena dengan hal tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita tak boleh lagi katakan bangsa Indonesia, bangsa yang kaya strategis, kekayaan alam limpah ruah. Itu fakta masa lalu. Kalau berhenti di fakta itu, kita akan terlena," ucap Agus.

Selain itu, dirinya memberikan apresiasi untuk seluruh guru yang ada di Indonesia. Karena guru yang membuat masyarakat dapat berpijak kuat untuk bisa menjalani hidup di era modernisasi serta teknologi seperti ini.

"Tanpa pendidikan, negara ini menjadi bangsa yang suram, maka dari itu saya dengan Sylvi fokus di permasalahan seperti itu. Saya meyakini kualitas pendidikan kita bisa ditingkatkan, mulai dari sekolah bertaraf negeri dan swasta harus ditingkatkan kualitasnya," kata putra sulung SBY tersebut.

Menurutnya saat fasilitas serta pembangunan di bidang pendidikan sudah terealisasi dan menjadi lebih baik, pembenahan secara karakter dan kreatifitas para murid juga harus ditingkatkan untuk menghadapi persaingan ke depan yang lebih sulit.

"Karena ke depannya generasi muda akan menghadapi masalah yang lebih kompleks. Banyak tantangan dan permasalahan, kalau tak miliki keteguhan jati diri sebagai bangsa Indonesia, maka sangat mudah terkontaminasi," ucap Agus.

"Hidup adalah universitas abadi," tutupnya. (bis/imk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads