Sandiaga Kampanye di Gang Sempit, Warga Grogol Petamburan Minta Maaf

Dinamika Pilgub DKI

Sandiaga Kampanye di Gang Sempit, Warga Grogol Petamburan Minta Maaf

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Selasa, 29 Nov 2016 11:56 WIB
Sandiaga Kampanye di Gang Sempit, Warga Grogol Petamburan Minta Maaf
Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom
Jakarta - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno hari ini menyapa warga di Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Warga minta maaf atas tempat kampanye yang berada di gang sempit.

Sandiaga tiba pukul 11.10 WIB di Jalan Tanjung Duren Timur IV, RT 13 RW 05 Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (29/11/2016). Mengenakan kemeja putih lengan pendek, Sandiaga langsung memasuki gang sempit yang penuh dengan kerumunan masyarakat.

Kondisi gang dengan lebar kurang-lebih 1 meter membuat suasana menjadi sesak. Banyak warga yang berkumpul untuk menyambut kedatangan cawagub nomor urut 3 itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sandiaga Kampanye di Gang Sempit, Warga Grogol Petamburan Minta MaafFoto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom


"Buka jalan, buka jalan, kasih jalan dulu," teriak seorang warga saat Sandiaga tiba.

Sebelum Sandiaga menyampaikan visi dan misinya, seorang warga penanggung jawab kampanye kemudian menyampaikan permohonan maafnya. Kepada Sandiaga, dia melaporkan bahwa awalnya lokasi kampanye berada di sebuah lapangan. Namun, karena terkendala izin, kampanye dilakukan di tempat tersebut.

"Saya minta maaf Pak Sandi, wilayahnya di sini, tadi rencana di wilayah lapangan kuda. Tenda sudah tersedia, semua sudah siap. Namun, karena izin, jadi kita di sini. Kita mohon maaf karena tempatnya kurang memadai," kata seorang ibu yang menjadi salah satu penanggung jawab.

Sandiaga Kampanye di Gang Sempit, Warga Grogol Petamburan Minta MaafFoto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom


Mengawali sambutannya, Sandi mengapresiasi antusiasme masyarakat untuk mengikuti kampanyenya. Lokasi yang penuh sesak itu disebutnya makin menambah keakraban.

"Syukur kepada Allah SWT, saya kembali lagi ke sini, meskipun bukan di lapangan kuda. Tapi tempat ini membuat kita lebih hangat," kata Sandiaga kepada warga.

Sandiaga kemudian menyampaikan visi dan misinya. Di antara yang menjadi sorotan warga adalah program pemberian modal kewirausahaan.

"Pak, yang saya tanyakan modal usaha yang Rp 300 juta itu untuk per orang atau per kelompok. Tadinya saya usaha kecil-kecilan. Sekarang sudah tidak lagi, karena usianya sudah 65," tanya seorang warga bernama Ibu Oman.

Sandiaga kemudian menjelaskan, modal usaha Rp 300 juta yang menjadi visi dan misinya akan diberikan dengan melihat usaha yang akan dijalankan warga.

"Ibu, modal Rp 300 juta itu per usaha, nanti kita kita akan lihat bagaimana usahanya," jelas Sandiaga kepada warga. (imk/imk)


Berita Terkait