Kenangan Keluarga Terhadap Sosok Lettu Ginas

Kenangan Keluarga Terhadap Sosok Lettu Ginas

Sukma Indah Permana - detikNews
Selasa, 29 Nov 2016 10:33 WIB
Kenangan Keluarga Terhadap Sosok Lettu Ginas
Foto: Sukma Indah Permana/detikcom
Jakarta - Keluarga telah mengikhlaskan kepergian Lettu Cpn Ginas Sasmita Aji yang meninggal dunia dalam kecelakaan Helikopter Bell 412. Di mata keluarga, Ginas merupakan figur yang penyayang dan sangat peduli pada keluarganya.

"Orangnya baik, penyayang, sangat care sama keluarga," tutur sepupu ipar Ginas, Widianto Kurniawan (38), di rumah duka Jalan Muhdi, Maguwoharjo, Sleman, Selasa (29/11/2016).

Widianto menjelaskan bahwa sebenarnya tugas Lettu Ginas di Tarakan berakhir pada 18 November 2016 yang lalu. Namun Lettu Ginas mendapat perintah perpanjangan masa tugas selama 1 bulan ke depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau Ginas tugas, istri dan anaknya di sini (Yogyakarta)," tuturnya.

Lettu Ginas meninggalkan istrinya Bonita Larendo dan seorang putra Rafa (10 bulan).

"Istrinya sudah tabah, ikhlas," kata Widianto.

Helikopter jenis Bell 412 milik TNI AD itu ditemukan di daerah pegunungan di wilayah Malinau, Kaltara. Lokasi jatuhnya heli itu berada di hutan di pegunungan yang berjarak sekitar 5 kilometer dari Desa Long Sulit, Kecamatan Mentarang Hulu, Kabupaten Malinau, Kaltara.

Helikopter tersebut dalam kondisi layak terbang diawaki oleh Lettu Cpn Abdi, Lettu Cpn Yohanes, Lettu Cpn Ginasa, Sertu Bayu, dan Praka Suyanto. Mereka terbang untuk melaksanakan tugas logistik pasukan di perbatasan.

Kontak terakhir dari Helikopter itu terjadi pada pukul 11.29 Wita di Malinau Tower pada posisi 8 North Miles dari Malinau dan ketinggian 2.500 feet pada Kamis (24/11). (sip/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads